INDONESIA

Memiliki wilayah sepanjang 3.977 mil diantara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik dengan luas wilayah daratan 1.904.569 km² dengan luas perairan 3.257.483 km² dan populasi lebih dari 258 juta jiwa di tahun 2016.  Indonesia mempunyai 13.487 pulau besar dan kecil dan sekitar 6.000 diantaranya tidak berpenghuni. Indonesia dilintasi oleh garis khatulistiwa dan mempunyai iklim tropis. Posisi Indonesia berada pada 6°LU – 11°08’LS dan dari 95°’BT – 141°45’BT terletak diantara dua benua (benua Asia dan Australia/Oseania).

Indonesia mempunyai sumber daya alam yang berlimpah, berupa minyak bumi, timah, gas alam, nikel, kayu, bauksit, tanah subur, batu bara, emas dan perak. Komposisi pembagian lahan, tanah pertanian 10%, perkebunan 7%, padang rumput 7%,  hutan dan daerah berhutan 62%, dan lain lain sebesar 14%. Keanekaragaman makhluk hidup di Indonesia sangat besar, hingga mendapat sebutan sebagai “Mega biodiversity”. Meskipun begitu, Indonesia juga mendapar rekor dari Guiness World Records para tahun 2008 sebagai negara yang paling kencang laju kerusakan hutan. Setiap tahun Indonesia kehilangan hutan seluas 1,8 juta hectare.

Ibu kota negara adalah Jakarta. Indonesia merupakan negara terbesar ke empat di dunia dalam kategori berpenduduk terbesar dan juga negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia.  Secara de facto, Indonesia memiliki 34 provinsi dengan lima diantaranya berstatus khusus (Aceh, Daerah Istimewa Yogyakarta, Papua Barat, Papua, dan DKI Jakarta).

Kata Indonesia berasal dari bahasa Yunani kuno “Indos” yang artinya “Hindia” dan “nesos” yang artinya “pulau”, sehingga Indonesia berarti wilayah kepulauan Hindia. Nama ini terbentuk sebelum Indonesia menjadi negara berdaulat. Di Tahun 1850, George Windsor Earl, seorang etnolog berkebangsaan Inggris, mengusulkan istilah Indunesia dan Malayunesia. Namun di tahun 1900, berubah menjadi lebih umum “Indonesia“. Adolf Bastian dari Universitas Berlin 1884 – 1894 mempopulerkan nama ini melalui buku Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipels. Tahun 1913 pelajar Indonesia pertama yang menggunakan istilah tersebut adalah Suwardi Suryaningrat (Ki Hajar Dewantara), ketika mendirikan kantor berita di Belanda bernama Indinesisch Pers Bureau.

Tanggal 17 Agustus 1945 Soekarno Hatta memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan Belanda menerima hak Indonesia untuk merdeka pada 27 Desember 1949.

Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republic presidensial multi partai yang demokratis. Sistem pemerintahan didasarkan pada Trias Politika yaitu kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif. Kekuasaan legislatif dipegang oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Lembaga Eksekutif berpusat pada Presiden, Wakil Presiden dan Kabinet. Lembaga Yudikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung, Komisi Yudisial dan Mahkamah Konstitusi.

Kebudayaan di Indonesia sangat banyak sekali, ada sekitar 300 kelompok etnis, dan di tiap etnis memiliki warisan budaya yang berkembang selama berabad abad dan dipengaruhi oleh kebudayaan India, Arab, Tingkok, Eropa, dan Melayu. Setiap provinsi di Indonesia juga memiliki musik tradisional dengan ciri khas tersendiri. Indonesia juga kaya dengan bahasa daerah, yaitu sekitar 721 bahasa daerah namun satu bahasa nasional, yaitu Indonesia.

Sebagai generasi penerus bangsa, kita patut melestarikan keragaman ini.